• KLB2 : Komunikasi dalam Perspektif Budaya

    Date: 2014.04.05 | Category: Komunikasi Lintas Budaya | Tags:

    KOMUNIKASI DALAM PERSPEKTIF BUDAYA 
    Oleh : AKH. MUWAFIK SALEH

    PRINSIP :
    1. RELATIVITAS BAHASA
    Antropologis Linguistik : Thesis Whorfian (Benjamin Lee Whorf, 1956) – Edward Sapir (1921) : Relativitas Linguistik : “karakteristik bahasa mempengaruhi proses kognitif. Orang yang menggunakan bahasa yang berbeda juga akan berbeda dalam cara mereka memandang dan berfikir tentang dunia.”
    Bahasa yang kita gunakan membantu menstruktur apa yang kita lihat dan bagaimana kita melihatnya. Sehingga orang menggunakan bahasa akan melihat dunia secara berbeda (Fishman, 1972, Hoijer, 1954, Miller & McNeil, 1969). Lihat penggunakan kosakata salju pada orang eskimo, padi pada orang jawa dst.

    2. BAHASA SEBAGAI CERMIN BUDAYA

    3. KESADARAN DIRI
    Makin besar perbedaan antarbudaya, makin besar kesadaran diri (mindfullness) para partisipan selama berkomunikasi. Gudykunt, 1989, Langer, 1989. Konsekwensi + : lebih waspada & hati-hati, peka pada hal yang tidak patut, terlalu hati-hati,kurang percaya diri, tidak spontan.

    4. MENGURANGI KETIDAK-PASTIAN
    makin besar perbedaan antarbudaya, makin besar ketidakpastian dalam komunikasi (berger & Bradac, 1982, Gudykunt, 1989)

    5. INEQUALITAS
    Inequalities exist in all types of human society (Anthony Gidden, 1990).

    KOMUNIKASI : PERSPEKTIF BUDAYA
    FUNGSI KOMUNIKASI : 
    1. KOMUNIKASI SOSIAL
    Membangunj konsep diri, pernyataan eksistensi diri, kelangsungan hidup, memupuk hubungan dan memperoleh kebahagiaan.

    2. KOMUNIKASI EKSPRESIF
    Menyampaikan perasaan : emosi, bahasia, cinta, melalui banyak saluran : ungkapan, sikap, unjuk, drama, film, musik, cerpen, tarian, lukisan dan simbol-simbol.

    3. KOMUNIKASI RITUAL
    Dilakukan secara kolektif, upacara-upacara, ulang tahun, perkawinan, sunatan, syukuran, lebaran, ibadah, wisuda, istighosah, atau bahkan terlihat ekspersif serta berbagai interaksi simbolik lainnya.

    4. KOMUNIKASI INSTRUMENTAL
    bertujuan : menginformasikan, mengajar, mendorong, mengubah sikap , menghibur (persuasif). Misalnya pidato, berunding, negosiasi, menulis, talk show, melawak dsb.

    PERSPEKTIF KOMUNIKASI
    1. MADZHAB PROSES, POSITIVISTIK, STRUKTURALIS, OBJEKTIVIS
    Melihat komunikasi sebagai transmisi pesan, informasi. (Fiske, sedang J.W.Carey : transmisi) Bertujuan untuk kontrol, merubah perilaku dan cenderung mempertimbangkan efektifitas pesan. Pendekatan positivistik, objektif, mekanistik, ilmiah/saintifik.
    Asumsi : komunikasi sbg suatu proses linier atau proses sebab akibat (komunikator/sumber/pengirim/enkoder (aktif mengubah sikap). Komunikate/penerima/khalayak/dekoder (komunikan – pasif).

    2. MADZHAB SEMIOTIKA, HUMANISTIK, SUBJEKTIVIS
    Melihat komunikasi sebagai produksi dan pertukaran makna (Fiske) (Carey : representasi keyakinan bersama, pemeliharaan masyarakat dalam kurun waktu). Komunikasi merupakan proses simbolik. Proses penciptaan makna antara dua orag atau lebih (Tubbs & Moss) komunikasi sbg proses transaksional, simbolik yang melibatkan pemberian makna antara orang-orang (dari budaya yg berbeda (Gudykunt & Kim). Semua partisipan /peserta komunikasi aktif. Pendekatan Humanistik, transaksional.

    CULTURE
    PENGERTIAN 
    Kultur adalah hasil penciptaan, perasaan dan prakarsa manusia berupa karya yang bersifat fisik maupun nonfisik.
    Kultur : perilaku pembelajaran masyarakat atau subkelompok (Margaret Mead, antropolog AS)
    Kultur : sekolah dimana manusia dapat belajar darinya (C,A, Van Peursen).
    Budaya keseluruhan kompleks yang meliputi pengetahuan, kepercayaan, seni, moral, hukum, adat istiadat, kemampuan dan kebiasan lain yang diperoleh oleh anggota masyarakat (E.B. Taylor, antropolo budaya).
    Budaya mencakup organisasi produkisi, struktur keluarga, struktur lembaga, yang mengekspresikan ataur mengatur hubungan sosial, bentuk-bentuk berkomunikasi khas anggota masyarakat (Raymond William, Cultural Studies Inggris).

    HASIL BUDAYA : 
    Benda Berwujud (Material) : hasil budaya material : alat-alat kerja, alat pertanian, alat RT, perbengkelan, transportasi, perumahan, komunikasi. Dll
    Benda tidak berwujud (Immaterial) :seerti bahasa, tradisi, kebiasaan, adat, nilai moral, etika, gagasan, ide, religi, kesenian, kepercayaan, sistem kekerabatan, harapan-harapan hidup. Hasil budaya immaterial dari olah pikiran menghasilkan filsafat, ilmu pengetahuan berupa teori.
    UNSUR & STRUKTUR BUDAYA
    STRUKTUR BUDAYA :
    LANDASAN PEMIKIRAN
    LOGIKA DEPENDENSI
    Clifford Geertz : The Interpretation of Culture
    KOMUNIKASI
    MODEL
    KOMUNIKASI ANTARBUDAYA

    KARAKTERISTIK-KARAKTERISTIK BUDAYA
    1. KOMUNIKASI & BAHASA
    2. PAKAIAN & PENAMPILAN
    3. MAKANAN & KEBIASAAN MAKAN
    4. WAKTU & KESADARAN AKAN WAKTU
    5. PENGHARGAAN & PENGAKUAN
    6. HUBUNGAN – HUBUNGAN
    7. NILAI & NORMA
    8. RASA DIRI DAN RUANG
    9. PROSES MENTAL & BELAJAR
    10. KEPERCAYAAN & SIKAP

    KONTEKS & RUANG LINGKUP
    KONTEKS :
    1. Antarpersonal
    Latar budaya akan mempengaruhi : produksi pesan, tingkat & sistem umpan balik, efek yang mungkin akan terjadi.
    2. Antarbudaya
    Proses transformasi sosial dan budaya (nilai-nilai, keyakinan, cara pandang dsb) dari orang-orang yang berbeda budaya.

    RUANG LINGKUP :
    1. Sosial budaya
    2. Psikologi sosial
    3. Hubungan internasional
    4. Komunikasi internasional
    5. Politik internasional

    KOMUNIKASI ANTAR / LINTAS BUDAYA / MULTIKULTURAL 

    sebagai pertukaran informasi antara seseorang dengan orang lain, sebagai yang menyampaikan pesan disertai berbagai unsur –unsur latar belakang kebudayaan yang berbeda kepada seorang penerima dari kultur lainnya. Sumber informasi sebagai pesan dapat berupa orang dalam proses komunikasi antar personal atau segala bentuk media massa atau bentuk lainnya dari media.(Sthepen Dahl, Luton University)